Peringatan untuk UKHTI

       Ukhti adalah kata dari bahasa arab untuk kata ganti dia perempuan. Ukhti merupakan suatu makhluk yang sangat spesial di ciptakan oleh Allah *Subhanallah*. Di kalangan para aktivis dakwah kampus *aku gak termasuk aktivis dakwah lho*, biasanya di sebut dengan akhwat. Meskipun terkadang hal tersebut salah kaprah. Karena akhwat sebenarnya untuk kata petunjuk bahwa dia itu perempuan, kalau untuk laki laki biasanya di sebut dengan ikhwan. Di kalangan para aktivis dakwah kampus mungkin ini termasuk rurabasa. Istilah yang salah kaprah akan tetapi sering di gunakan dalam basa jawa maksudnya. Contoh yang ada dalam buku buku itu godog wedang, wedang itu air yang sudah di panasi atau yang sudah matang, bener gak? Jadi seharusnya itu godog banyu. Kok postingannya gak sesuai denga judulnya ya? Langsung aja ke pokok bahasannya aja ya, sesuai dengan judulnya yaitu PERINGATAN UNTUK UKHTI. Untuk ukhti yang manis manis teruskan membaca ya.

       Katakanlah kepada wanita yang beriman (*ukhti salah satu maksudnya, febri tulis*) : "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (*salah satunya wajah yang manis-manis, kalau wajah bukan perhiasan, silakan untuk menampilkan kapan aja dan dimana aja, febri tulis*), kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita(*kalau yang sudah baligh lebih baik lebih waspada aja ya*). Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS An Nur ayat 31).
       Sebenarnya inti dari postingan ini sederhana saja yaitu agar para ukhti yang manis-manis tersebut untuk menjaga perhiasan yang mereka miliki. Yaitu paras yang cantik, mata yang mempesona dan bentuk wajah yang subhanallah (*maksudnya membuat hati berdebar debar dan bikin gak bisa tidur, febri tulis*). Waduh aku kok gak bisa menahan pandangan ya.
       Sebenarnya ide postingan ini berasal dari postingan teman tentang keyword atau kata kunci yang di plesetkan oleh para master black SEO. Ketika kita menggetikkan keyword jilab yang muncul gambar ****o. Gambar-gambar yang gak pantas dilihat. Sehingga, yang merupakan kesimpulan dari postingan ini adalah agar para ukhti untuk menghentikan kebiasaan mereka mengupload gambar-gambar (baik foto, karikatur atau yang lain) ke situs jejaring sosial semacam facebook, friendster, blogspot dan sebagainya. Terutama bagian wajahnya, soalnya bagian satu ini paling mudah di modifikasi dengan sotosop eh, photoshop maksudnya. Hehehe.
       Terima kasih telah mengunjungi catatan harian febri, catatan febri, catatan yang berfungsi sebagai sarana untuk mengungkapkan segala curahan ide yang gila, tidak masuk akal dan tidak enak untuk dibaca. Demi perbaikan di masa yang akan datang dan penambahan wawasan, saya mohon para pembaca untuk memberikan masukan melalui kotak komentar yang tersedia.



Keyword : Ukhti, Akhwat, Peringatan, Nasihah. Maksud tanda (*kalimat, febri tulis*) adalah penjelasan atau komentar yang di berikan oleh febri. Keep blogging, ge good blogger. Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

1 Pendapat:

Poskan Komentar

Semua Komentar akan saya moderasi :)
Mohon Maaf Jika Komentarnya tidak segera muncul